Sunday, January 30, 2011

kifarah dari kurafat???





macam yang korang tengok...

oke3..fine!
aku mang alergic sket cte2 seram nih.
oke3!!!! bukan sket   tp banyak!

aku g ngan amy tengok cite ni.
die siap tanye aku..."ko da cukup kental ke nak tengok cite ni?"

haish...ni yang wat aku nyesal beli tic nih.

masuk panggung die wat muke rilek. siap ckp..
"ala aku kan da tengok cite ni.so aku da tau part bile yang seram"
oke fine...aku slamber kuarkan shawl pemberian abg sayang aku
 yang memang standby dalam handbag nih then standby wat tutup mate...haks...

alih2 tiap kali part seram die bley plak nyendeng kat aku kan!
harem tul..
pastu kuar statement "cte ni klu aku tengok 10 kali pun
tiap kali tkejut2"

suda r bai...

haks...tp overall aku sker.
and ending pun best tak seperti pe yang orang len komen.

dari lensa mate aku, aku bagi 4 bintang.
jalan cerita menarik
lakonan ok cun.
part seram menjadi.
ending a.k.a. natijahnya da perbuatan kurafat itu mang bagi meaning.

Wednesday, January 26, 2011

mane ade kampung pisang yang permai ni ade hantu! ha ce cite ce cite....






Assalamualaikum....


ha intro diatas menunjukkan wa da g nonton filem hantu kak limah balik rumah.
lame giler dari start tayangan 9 dis 2010 sampai 25 jan 2011 baru aku dapat tengok cite nih...=p

punye ar nak tengok sangat,
aku g ngan mila. balik keje trus bergegas ke jj bukit raja (tu je yang tedekat)
cun layan sat cite nih.
berair mate aku dok gelak tengok cite nih.

tapi orang cam aku ni kan ke alergic cite yang ade unsur-unsur seram 
even klaka nih.
siat men tutup2 muke gak tengok cite nih,
haremmmmm...=p




oke barisan pelakon yang ade,

awie - hussin
man kadir - pak jabit
zami ismail - pak abu
johan raja lawah - abi hurairah
ummi nazeera - cik nin
shy8 - usop
pekin - musalman
shoffi jikan - pak joko


sinopsis filem:
Kesinambungan filem ‘Zombi Kampung Pisang’ bakal diteruskan dengan ‘Hantu Kak Limah Balik Ke Rumah’.  Masih mengekalkan genre komedi seram, filem ini bakal menampilkan kejutan demi kejutan.
Husin yang telah lama bekerja di Singapura mengambil keputusan balik ke kampung halamannya, Kampung Pisang.  Apabila pulang ke rumahnya, Husin hairan melihat perangai pelik jiran sebelah rumahnya, Kak Limah yang langsung tidak bercakap dan rambut yang mengerbang semacam. 

 Dia juga mengalami kejadian menakutkan ketika mahu tidur.  Husin bergegas ke warung Pak Munawer, lalu menceritakan kepada orang-orang kampung yang mungkin Kak Limah sudah menjadi hantu.  Abi Hurairah juga setuju dengan pendapat Husin kerana beliau juga mengalami peristiwa pelik ketika melihat Kak Limah di kawasan kubur.  Pak Jabit yang memang bengang dengan Husin (kerana memutuskan ikatan kasih dengan anak gadisnya, Che Nin), menuduh Husin adalah pembawa nasib buruk kepada Kampung Pisang.  

Sebelum ini keadaan aman damai, sebaik sahaja Husin muncul, keadaan kembali kacau bilau.
Pak Abu mencadangkan agar mereka menyiasat apa yang berlaku sebenarnya.  Beramai-ramai mereka ke rumah Kak Limah.  Mereka menemui mayat Kak Limah yang hampir reput.  Namun, setelah pengebumian jenazah Kak Limah, kampung mereka masih dihantui makhluk misteri di tengah-tengah malam. 



part aku paling gelak sampai nangis adelah part
kak limah betenggek kat atas abi time die ngah berak.
elok je si hussin ngan usop teman die berak kat lua,
tau2 senyap jek. bile bukak pintu tengok kak limah da betenggek atas abi.
klaka seyh abi pakai tudung saji cover *)&$^@ die.
kompem busuk coz berak tak cuci trus lari g kedai pak jabit.


aku bg 4.5 bintang k.
cz aku sker cite2 yang ringan n klaka cani.
lupe jap segale problem..=)

Monday, January 24, 2011

..::Menjadi Orang yang Menyenangkan::..


by Vicky Robiyanto Dua



Pergaulan sejati adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan dan kasih sayang yang insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.

Dalam pergaulan hidup di tengah masyarakat, karakter seorang muslim adalah bagaimana kita bermanfaat bagi orang lain, yaitu dengan akhlak yang dapat menyenangkan bagi orang lain. Itulah akhlak mulia yang telah Rasulullah saw. contohkan kepada umatnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kita dapat menyenangkan orang lain:

1. Wajah yang selalu cerah ceria
Rasulullah senantiasa berwajah ceria. Beliau pernah bersabda: “Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta.” (Sunan Abu Dawud).

2. Senyum tulus
Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya. Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun. Senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang busuk hati.

3. Kata-kata yang santun dan lembut
Pilihlah kata-kata yang paling sopan dengan dan sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap seperti itulah yang dilakukan Rasulullah ketika berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar, menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari pula nada suara yang keras dan berlebihan.

4. Senang menyapa dan mengucapkan salam
Upayakanlah kita selalu menjadi orang yang paling dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah tangan kawan kita penuh dengan kehangatan dan lepaslah tangan sesudah dilepaskan oleh orang lain, karena demikianlah yang dicontohkan Rasulullah. Jangan lupa untuk menjawab salam dengan sempurna dan penuh perhatian.

5. Bersikap sangat sopan dan penuh penghormatan
Rasulullah jikalau berbincang dengan para sahabatnya selalu berusaha menghormati dengan cara duduk yang penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabatnya melucu, dan ikut merasa takjub ketika sahabatnya mengisahkan hal yang mempesona, sehingga setiap orang merasa dirinya sangat diutamakan oleh Rasulullah.

6. Senangkan perasaannya
Pujilah dengan tulus dan tepat terhadap sesuatu yang layak dipuji sambil kita kaitkan dengan kebesaran Allah sehingga yang dipuji pun teringat akan asal muasal nikmat yang diraihnya, nyatakan terima kasih dan doakan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia. Dan ingat jangan pernah kikir untuk berterima kasih.

7. Penampilan yang menyenangkan
Gunakanlah pakaian yang rapi, serasi dan harum. Menggunakan pakaian yang baik bukanlah tanda kesombongan, Allah Maha Indah dan menyukai keindahan, tentu saja dalam batas yang sesuai syariat yang disukai Allah.

8. Maafkan kesalahannya
Jadilah pemaaf yang lapang dan tulus terhadap kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita, karena hal ini akan membuat bahagia dan senang siapapun yang pernah melakukan kekhilafan terhadap kita, dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita dihatinya.

Dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang itu melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain semata-mata karena Allah swt.


Senyum Sebagai Sedekah dan Manfaatnya

”Wajah merupakan cermin yang tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceria, penuh senyuman alami, dan senyum tulus adalah sebaik-baik sarana memperoleh teman dan kerja sama dengan pihak lain. Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian yang dihadiahkan seorang pria. Dan, lebih menarik dari lipstik dan bedak yang menempel di wajah seorang wanita. Senyum bukti cinta tulus dan persahabatan yang murni.” (Dil Karanji)

Definisi Senyum:

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit.

Senyum juga menggambarkan jiwa dan kepribadian seseorang. Tapi senyum juga sering berarti rasa tak senang, dalam hal ini dapat dikatakan senyum itu adalah senyum sinis. Semua orang hanya menyukai senyum yang datang dari rasa kebahagiaan atau kesengajaan karena adanya sesuatu yang membuat dia tersenyum.

Senyum Sebagai Sedekah
Dalam agama Islam, senyum juga merupakan suatu ibadah karena membuat orang yang tersenyum menjadi indah dan enak dilihat. Islam mengajarkan bahwa jika Anda tidak memiliki apapun untuk disedekahkan, maka bersedekahlah dengan sebuah senyum.

Di zaman Rasulullah saw., seorang sahabat yang tidak memiliki apa-apa untuk disedekahkan bertanya kepada Rasulullah, ”Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya?” tanya sahabat.

Rasulullah sebelumnya pernah bersabda,
 ”Bani Adam setiap harinya memiliki kewajiban untuk bersedekah sejak matahari mulai terbit.”

Barangkali sabda Rasulullah itulah yang mengganggu pikiran sahabat. Namun, apa daya dia tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan, sedangkan keinginannya untuk bersedekah sangat kuat. Oleh karena itu, dia memberanikan diri untuk bertanya.

Sebagian besar yang terpikir dalam benak kita bersedekah adalah lebih menyangkut pemberian uang, pakaian, atau apa pun yang bisa langsung dinikmati penerima dalam bentuk materi atau fisik. Hal itu juga mungkin yang ada dalam pikiran sahabat Rasulullah sehingga dia sangat gelisah karenanya. Dia berpikir, apabila dia tidak dapat memberikan sedekah pada hari itu, dia tidak dapat menjalankan perintah Allah dengan baik.

Jika Anda berpikir sama seperti sahabat tersebut bahwa bersedekah harus dengan pemberian materi, Anda salah. Islam sangat memberikan kemudahan kepada umatnya untuk mengais pahala. Seperti dikatakan Rasulullah:

”Sesungguhnya pintu-pintu kebaikan itu banyak: tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar ma’ruf nahyi munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan, menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun adalah sedekah.”

Senyum Dapat Merubah Dunia
 Senyum merupakan salah satu instrumen di dalam berdakwah. Rasulullah dapat menjadi berhasil salah satunya karena pengaruh senyum Beliau. Pada zaman Rasulullah pada suatu ketika terdapat seorang Badui yang menarik sorban Beliau hingga tercekik dan tarikan sorban itu meninggalkan bekas pada leher Rasulullah karena ia meminta sesuatu dari Beliau. Orang badui ini berpikir, pasti setelah ia melakukan hal tersebut, Rasulullah akan marah. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya, ia terkesima menatap Rasulullah yang tidak marah atas perlakuannya yang sangat kasar, tatapi justru Rasul tersenyum dengan ikhlas kepadanya. Akhirnya, senyum ikhlas Rasulullah, membawa orang Badui ini menikmati indahnya Islam.

Manfaat Senyum
 Jika Anda belum mengetahui apa manfaat senyum, Anda akan tercengang dengan penjabaran berikut:

1. Dari Sisi Kesehatan
 * Sama dengan olahraga
* Mengurangi infeksi paru-paru
* Mengurangi sakit jantung
* Meningkatkan semangat dan kesehatan
* Mengurangi dua hormon dalam tubuh yaitu eniferin dan kortisol
* Mempercepat proses penyembuhan penyakit
* Mengurangi rasa nyeri atau sakit
* Obat awet muda

2. Dari Sisi Psikologi
 * Mengurangi stress
* Meningkatkan kekebalan secara psikologis
* Menjadi lebih rileks
* Memberi kesan berseri dan optimis

3. Dari Sisi Agama
 * Merupakan sedekah
* Obat rohani
* Tanda kemurahan hati

4. Dari Sisi Penampilan
 * Menambah daya tarik
* Memperbaiki penampilan
* Menunjukkan kebahagiaan
* Lebih disegani

Hadits-hadits yang menganjurkan senyum:

1. (HR Imam Trumudzi, Ibn Hibban & Al-Baihaqi): ”Tersenyum ketika bertemu saudara kalian adalah ibadah.”

2. (HR Ad-Dailamy): ”Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang bermuka masam dihadapan saudara-saudaranya.”

Senyum dapat memancarkan ikatan kasih sayang sehingga tercipta ta’liful qulb (hubungan hati). Ikatan hati yang bukan sekadar diikat oleh sesuatu yang bersifat materi, tetapi oleh iman dan Islam. Senyuman sebagai bukti Anda menghargai, menyayangi, dan mencintai saudara Anda. Maka tersenyumlah…

Saturday, January 22, 2011

Alhamdu Lillah...rezeki lebih....

imbas kembali.....

pepagi g opis da rase semacam je kat opis neyh...

tiba ja Guess swoh aku masuk bilik Master. asal nih...hish cuak kebebeh lak..

rilek lu. die ni bukan betul suke memandai. tunggu doremon yang swoh lak. haaaa...kan btul.
oke kene panggil masuk bilik master... asal nih? aku de wat keje salah ke? aku da kantoi slalu online ke?
nak kene tuka department ke? nak watpe nih?????

masuk je bilik master aku nampak die mencari surat...aiseh cuak nih...die hulur je kat aku sambil cakap gaji dinaikkan.aku terus usha surat direct trus ke angka2 yang ade...aiseymen cayolah. =0

fuuuh wat den cuak yo...ahah...cecopek den amik fon mengkhabarkan kek cik abang den. huuuuu~


semalam.....

sampai je opis de terdengar dorang tengah tunggu turn nak masuk bilik master cuz dapat bonus.
aku wat muke slamber spender je uh cuz kat pale otak aku ni pikir mang blum rezeki lagi kot baru je masuk keje takkan lak leh dapat bonus lak yedak?

tapi si Gues gak beriye cakap konon kitorang dak2 baru pun dapat. sonyum lebar ar den kalu dapek...
tiba ja master panggil masuk bilik. sampai je dalam bilik die ckp "we also have portion for you, dont worry we wont leave you behind.." alahai hati ku da berbunge seyh...

cun ar!!!!!! list yang selameni aku sekadar listkan ley ar aku dapatkan..=)


so time cuti thaipusam sempena masuknye gaji + bonus aku, aida & mimi pun berlangsung ar gerak ke OU + IKEA.

macam3 ar yang kami grab. dapat lak time ni time sale kan. antare barang yang aku berjaye grab dari hasil bonus ni adelah...

Yes!!! got the guitar. Name Barney

New Jacket from Nichii

Aiseh tak clear lak...jam baru...Fossil

Tuesday, January 11, 2011

Memaafkan Lebih Membahagiakan Daripada Membenci

By: M. Agus Syafii

Disaat dalam kesendirian dan kesepian begitu berat beban hidup ini ketika kita disakiti atau didzalimi justru oleh orang yang kita sayangi atau orang lain, mengadu kepada Allah dengan tanpa disadari air mata itu mengalir membasahi pipi, tak kuasa untuk dibendungnya karena perih dihati, 'Ya Allah, bagaimana caranya menyembuhkan luka hati ini?' Ujian, cobaan tak kuasa untuk dipikulnya sendiri. Suatu yang mustahil untuk mengubah apa yang sudah terjadi karena luka itu teramat perih. Marah,dendam dan kecewa campur aduk, 'kamulah penyebab aku menderita begini!' Aku akan hancurkan kamu!' jika kita telah tersakiti begitu hebatnya kemarahan, hati menjadi mudah terkotori dengan nafsu membalas dendam dan ingin kembali menyakiti perbuatan orang yang telah menyakiti hati.

Kebahagiaan atau penderitaan tidak perlu mencari siapa yang bersalah, atau yang menyebabkan hidup anda menderita. Anda harus mampu memaafkan orang lain yang telah menyakiti hati anda. Mohonlah ampunan kepada Allah untuknya. Sebenarnya anda termasuk orang yang diberikan rahmat oleh Allah. Jika anda disakiti berarti anda sedang teraniaya. Orang yang teraniaya adalah orang yang sedang diuji sekaligus diberikan kemudahan oleh Allah. Allah memberikan dua pilihan membalas perbuatannya atau memaafkan. Jika anda tidak membalas tetapi bersabar & memaafkan orang yang telah menyakiti anda maka Allah akan memberikan ampunan dosa-dosa anda dan Allah menganugerahkan kepada anda kehidupan yang lebih sehat, indah dan membahagiakan bagi anda. 

'Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan dzalim mereka membela diri. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang dzalim. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada dosa atas mereka. Sesungguhnya doa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan melampaui batas dimuka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.' (QS. Asy-Syuura' 39-43).

Monday, January 10, 2011

Anugerah Juara Lagu Ke-25

Dapat Pass Free for backstage!!!
Yeay...(^o^)/









Friday, January 7, 2011

Dua Malaikat...Sayangnya ALLAH Pada Kita...

Rasulullah s.a.w. ada bersabda, katanya, 'Setiap anak Adam akan dijaga oleh dua malaikat. Malaikat yang di sebelah kanan lebih berkuasa dari yang sebelah kiri. Sekiranya seseorang anak Adam melakukan dosa maka malaikat yang di sebelah kiri akan bertanya pada malaikat di sebelah kanan katanya, 'Apakah yang harus aku catit?'

Kata malaikat di sebelah kanan, 'Jangan kamu catit dahulu dosanya sehingga ia melakukan 5 kesalahan. Malaikat yang di kiri bertanya lagi,'Kalau ia telah melakukan 5 kesalahan, apa yang harus aku catitkan?'

Jawab malaikat kanan, 'Biarkannya, sehingga ia membuat kebaikan kerana kami telah diberitahu oleh Allah s.w.t bahawa satu kebaikan akan mendapat 10 pahala. Oleh itu hapuskanlah 5 kesalahannya yang lalu sebagai tebusan dan kami masih simpankan untuknya 5 pahala lagi.'

Tercenganglah syaitan mendengarkannya lalu berkata,'Kalau macam ini sampai bilakah aku dapat merosakkan anak Adam.'

Demikianlah rahmat Allah pada hambanya, kasihsayangNya melimpah ruah tiada terbatas hanya hambanya saja yang lalai dan leka dengan keseronokkan serta kemewahan dunia. '

Wednesday, January 5, 2011

Romantik Menurut Islam

by Abu Hanifah 



Kadang-kadang orang kita silap persepsi dengan menyangka bahawa budaya romantik itu datang dari Barat. Mereka menyangka Islam menganjurkan sikap tegas dalam hubungan lelaki-perempuan, hatta di kalangan suami isteri. Sangkaan begini terbukti silap.

Sebenarnya orang kita masih lagi terbelenggu dengan amalan kebanyakan masyarakat rumpun Melayu yang kadang-kadang malu tak bertempat dan tegas tak kena gaya. Hasilnya mereka tumpul budaya romantis dan kering dalam bercinta. Yang lebih ganjil lagi, ketika di luar ikatan perkahwinan, mereka bukan main romantik, tetapi bila sudah bernikah, mereka bersikap dingin dan hanya tahu romantik ketika di atas katil.

Sikap ini berbeza dengan sifat romantis Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam yang sentiasa bergaul dengan isteri dengan penuh mesra dan ceria. Kedudukan Baginda yang begitu tinggi di sisi Allah dan masyarakat tidak menghalang Baginda untuk bersama dengan isteri dengan penuh rasa cinta dan kasih.





Hal ini dapat dilihat daripada hadis riwayat Aisyah yang berkata;


لَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضَعُ رَأْسَهُ فِي حِجْرِي وَأَنَا حَائِضٌ وَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ

Maksudnya;
”Sesungguhnya Rasulullah SAW sering meletakkan kepalanya di ribaku, sedangkan ketika itu aku sedang berhaid, dan Baginda pula membaca Al-Quran” (Sunan Ibni Majah : 626)

Tidak dinafikan, perasaan cinta antara suami isteri itu kadangkala menebal, dan kadangkala menipis, lebih-lebih lagi dikala isteri dalam keadaan tidak suci ekoran haid dan nifas. Oleh itu, bagi hendak menghangatkan perasaan cinta antara suami isteri, perlu mempunyai daya kreatif masing-masing dalam melahirkan perasaan cinta bergelora.

Dengan hadis ini, Nabi SAW seakan-akan mengajar kepada kita tentang antara tindakan yang perlu dilakukan bagi menghangatkan balik perasaan cinta itu.

Justeru itu, sebagai suami, tidak seharusnya merasa malu untuk meletakkan kepala mereka di riba isterinya. Begitu juga, pihak isteri pula tidak selayaknya merasa janggal dengan tindakan suaminya itu sehingga menganggap tindakan sebegitu seperti tindakan anak dengan ibunya yang mahu bermanja.




Sesungguhnya bermanja antara suami isteri merupakan ibadat disisi Allah, yang melahirkan banyak kelebihan dari sudut keuntungan dunia, mahupun keuntungan di akhirat.

Keuntungan di akhirat adalah dengan balasan pahala, dan keuntungan di dunia adalah dengan kemesraan dan kebahagiaan yang wujud dalam kehidupan berumah tangga.

Dari hadis ini juga, kita akan dapat melihat betapa Islam adalah agama yang cukup memuliakan kaum perempuan berbanding apa yang telah dilakukan oleh orang-orang jahiliyyah terdahulu.

Orang-orang jahiliyyah terdahulu, memandang perempuan yang berhaid sebagai jijik sehingga mereka meletakkan undang-undang adat mereka yang meletakkan perempuan seperti barang buangan dan barang terpakai.

Apabila datang Nabi SAW, baginda menyeru manusia kepada Islam yang memandang mulia kepada kaum perempuan, walaupun mereka secara fitrah mempunyai masalah bulanan, iaitu Haid dan Nifas.

Kemuliaan ini dibuktikan dengan tindakan Nabi SAW yang bermesra dengan isterinya yang sedang berhaid, dengan meletakkan kepala baginda di riba isterinya yang sudah pasti haid itu berada dikemaluan yang berhampiran dengan riba tersebut. Ini ditambahi lagi dengan tindakan nabi SAW membaca Al-Quran di kala kepala baginda SAW berada di riba Isterinya.

Ekoran dari itulah, Imam An-Nawawi (Aun Al-Ma’bud : 1/305.) menyatakan bahawa hadis ini menjadi dalil kukuh bahawa tidak dilarang membaca Al-Quran dalam keadaan berbaring dan bersandar pada orang perempuan yang sedang berhaid, malahan ianya juga menjadi dalil bahawa tidak menjadi kesalahan membaca Al-Quran berhampiran dengan najis.

Wahai Perempuan Yang Kami Cintai....



by Abu Hanifah 




PEREMPUAN YANG KAMI SAYANGI...

Adalah pencinta TuhanNya 
Yang mengalir cinta, takut dan harap 
Yang menguasai perjalanan penghidupanNya 
Dari waktu ke waktu 
Dari hari ke hari 
Sehingga perjalanan diantara 
Jasad dan nyawanya berakhir 


PEREMPUAN YANG KAMI RINDUI ...

Adalah perempuan yang dimata dan wajahnya 
terpancar sinar Nur Ilahi 
Lidahnya basah dengan zikrullah 
Di sudut hati kecilnya 
Sentiasa membesarkan Allah


PEREMPUAN YANG KAMI CINTAI...

Yang menutup auratnya 
Dari pandangan mata ajnabi 
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya 
Di sanjung tinggi 
Penduduk langit dan bumi


PEREMPUAN YANG KAMI IMPIKAN...

Adalah yang mendekatkan 
Hatinya yang telah jauh 
Kepada AR-Rahman, AR-Rahim 
Di saat orang lain dilamar kebendaan


PEREMPUAN YANG KAMI KASIHI...

Yang bersyukur dengan apa yang ada 
Yang bersabar pada yang tiada 
Cinta pada hidup yang sederhana 
Yang tidak bermata benda


PEREMPUAN YANG KAMI SUKAI...

Menjadi dian pada dirinya sendiri 
Menjadi pelita untuk putra-putrinya 
Yang bakal dilahirkan...... 
untuk menyambung perjuangannya di belakang hari

Tuesday, January 4, 2011